kerja-sama-tim-biden-dan-trump-kunci-kesepakatan-gencatan-senjata-dan-pembebasan-sandera-di-gaza

rossoutfit – Setelah berbulan-bulan negosiasi yang melelahkan, akhirnya kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza berhasil dicapai. Kesepakatan bersejarah ini melibatkan kerja sama yang hampir tak pernah terjadi sebelumnya antara tim Presiden Joe Biden dan Presiden terpilih Donald Trump.

Kesepakatan ini dicapai setelah perwakilan dari kedua administrasi Amerika Serikat bekerja sama di Doha, Qatar. Brett McGurk, negosiator Timur Tengah yang berpengalaman dari tim Biden, telah berada di Doha selama berminggu-minggu untuk memimpin negosiasi. Ia kemudian bergabung dengan Steve Witkoff, utusan Timur Tengah dari tim Trump, dalam beberapa hari terakhir untuk memberikan dorongan akhir pada kesepakatan tersebut.

McGurk dan Witkoff membagi tugas dalam negosiasi, dengan McGurk fokus pada parameter kesepakatan dan Witkoff menekankan keinginan Trump untuk melihat kesepakatan selesai sebelum pelantikannya1. Kedua tim bahkan membagi pertemuan di seluruh Timur Tengah, termasuk pertemuan kritis antara Witkoff dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang diikuti oleh McGurk melalui telepon.

Setelah kesepakatan diumumkan, baik Biden maupun Trump sama-sama mengklaim kredit atas pencapaian ini. Biden menggambarkan negosiasi tersebut sebagai salah satu yang paling sulit dalam karirnya dan menyatakan bahwa kesepakatan tersebut mencerminkan kerangka yang diajukan oleh pemerintahannya pada Mei lalu. Namun, ia juga mengakui bahwa implementasi kesepakatan tersebut sebagian besar akan dilakukan oleh tim Trump.

Trump, di sisi lain, dengan cepat mengklaim kemenangan di media sosial, menyatakan bahwa kesepakatan tersebut hanya mungkin terjadi karena kemenangannya dalam pemilihan November. Ia menekankan bahwa kesepakatan ini menunjukkan komitmennya untuk mencari perdamaian dan memastikan keselamatan warga Amerika dan sekutu-sekutunya3.

Kesepakatan ini mencakup tiga fase:

  1. Fase Pertama: Berlangsung selama enam minggu, mencakup slot kamboja gencatan senjata penuh dan penarikan pasukan Israel dari wilayah berpenduduk di Gaza, serta pembebasan sebagian sandera yang ditahan oleh Hamas, termasuk perempuan, orang tua, dan mereka yang luka-luka.
  2. Fase Kedua: Menuju ke penghentian permanen perang, dengan pertukaran sandera yang tersisa dan penarikan semua pasukan Israel dari Gaza.
  3. Fase Ketiga: Pengembalian jenazah sandera yang telah meninggal dan dimulainya rencana rekonstruksi besar-besaran di Gaza.

Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyampaikan terima kasih kepada kedua tim Amerika Serikat atas kerja sama mereka yang luar biasa dalam mencapai kesepakatan ini. Kantor Perdana Menteri Israel juga mengharapkan rincian kesepakatan segera diselesaikan dan disetujui oleh kabinet Netanyahu.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mengakhiri pertempuran yang telah berlangsung selama 15 bulan di Gaza dan memberikan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan bagi warga sipil Palestina.

Kerja sama antara tim Biden dan Trump dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza menunjukkan bahwa bahkan dalam situasi politik yang sangat terpolarisasi, kedua belah pihak dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama yang penting. Kesepakatan ini tidak hanya membawa harapan bagi warga Gaza dan Israel, tetapi juga menunjukkan bahwa perdamaian di Timur Tengah masih mungkin dicapai.

By admin